Prof. Dr. Eva Latipah, S.Ag., S.Psi., M.Si.
President, Indonesian Association of Islamic Education Study Programs (PPPAI), 2022–2027
Islamic Education (Pendidikan Agama Islam / PAI) plays a strategic role in shaping the civilization of a nation. When developed in a moderate, inclusive, and contextual manner, Islamic Education serves as a fundamental pillar for nurturing a generation of individuals who are intelligent, virtuous, and deeply rooted in their national identity.
The field of PAI must continue to evolve adaptively and responsively in addressing the current global dynamics and challenges. Integrating digital technology into Islamic education is also crucial to foster creative, communicative, and meaningful learning experiences.
Together with PP-PAI Indonesia, let us build a progressive Islamic Education that truly embodies rahmatan lil ‘alamin —a mercy for all creation— and contributes meaningfully to the advancement of human civilization.
Mari bersama menyukseskan penyusunan Standar Nasional CPL & BOK PAI Indonesia demi mutu Pendidikan...
Education for Sustainable Peace: Transforming Islamic Religious Education towards Ecological Resilience...
Diselenggarakan Oleh PAI UIN Sunan Kalijaga dan PPPAII
Hotel Morazen, Yogyakarta
INFORMATION
Generasi Milenial Cenderung Abaikan Nilai-nilai Agama yang Membuatnya Rapuh
Prof. Eva Latipah menyampaikan pidato ilmiah yang memaparkan potret generasi milinial atau yang biasa disebut dengan Digital Generation (generasi digital). Generasi yang lahir pada kurun 1990-2000.
Generasi yang lahir dan tumbuh dengan perkembangan teknologi digital, ungkap Prof. Eva Latipah, akrab dengan teknologi digital dalam setiap aspek kehidupannya. Generasi digital atau generasi milenial ini, lebih memilih berkomunikasi melalui teknologi online atau pesan teks. Kondisi pendidikan generasi milenial sudah baik dan mudah diperoleh. Generasi milenial merupakan populasi paling besar di abad ini, utamanya di Indonesia. Kondisi ini menuntut mereka untuk kreatif menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan.
Menurut Prof. Eva Latipah kondisi ini juga berimbas pada pelepasan nilai-nilai agama atau moral disengagement dialami sebagian besar generasi milenial. "Generasi digital cenderung mengabaikan nilai-nilai agama dan standar moralitas, tanpa merasa bersalah. Moral disengagement merupakan proses meyakinkan diri generasi milenial bahwa standar agama atau moral tidak berlaku pada diri sendiri dalam konteks tertentu," tegasnya.
Prof Eva Latipah berharap, dengan melihat potret generasi milenial tersebut hendaknya dapat mendorong pelaku pendidikan tak terkecuali Lembaga Perguruan Tinggi Islam untuk memetakan bagaimana mengembangkan potensi mereka agar dapat berkembang secara maksimal dalam membangun peradaban yang lebih baik. Sehingga, lanjutnya lagi pelaku pendidikan tinggi perlu memahami beberapa hal terkait bagaimana mengembangkan potensi generasi milenial secara maksimal dan mempertahankan agar generasi milenial tetap memiliki tekad untuk mempertahankan nilai-nilai agama/standar moral.
Key-title: Proceeding Annual Conference on Islamic Education
Title proper: Proceeding Annual Conference on Islamic Education.
Original alphabet of title: Basic roman
Subject: Dewey : 370
Subject: Education
Publisher: Malang: Perkumpulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia
Dates of publication: 2019- 9999
Frequency: Annual
Type of resource: Periodical
Language: Indonesian
Country: Indonesia
Indexed by: ROAD
Kontak Kami Admin PP-PAI-Indonesia (Faiz Hailal)